Open House KMP UNY 2015 : Dream Comes True


Pasca dilantiknya pengurus KMP UNY 2015 pada Sabtu, 7 Maret 2015 lalu, KMP UNY akhirnya menggelar acara Open House KMP UNY 2015 untuk pertama kalinya sejak KMP UNY resmi berdiri. Acara yang berlangsung padaRabu, 25 Maret 2015 tersebut berlokasi di Aula PKM lama UNY. Berbagai kegiatan mewarnai jalannya acara, diantaranya penyampaian program kerja KMP UNY 2015, hiburan dari pengurus KMP UNY dan diskusi bersama.
Dengan mengusung tema “dream comes true”, acara berlangsung sejak pukul 18.30 ini diharapkan mampu menjadi wadah silaturrahmi sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan kolaboratif antara KMP UNY dengan berbagai ormawa di lingkunganUNY. Acara yang dikemas secara santai membuat para tamu undangan tampak nyaman dalam mengikuti serangkaian kegiatan yang ada. Ditambah dengan adanya hiburan berupa atraksi sulap dan hipnotis, serta alunan musik akustik yang telah disiapkan oleh pengurus KMP 2015. Seperti yang diungkapkan Rizaldi, “Acaranya sangat menarik, teknis acara juga bagus, bisa menyesuaikan dengan kondisi psikis para undangan. Tapi butuh pengaturan yang lebih teratur baik dari barisan tamu undangan maupun pencahayaan agar suasana lebih kondusif”, ungkap mahasiswa perwakilan prodi PEP PPs UNY ini.
Tak hanya itu, menu hidangan yang mengisiacara Open House KMP UNY 2015 juga dikemas dengan sederhana. Makanan yang disuguhkan berupa ubi rebus, singkong goreng, kacang rebus dan kacang pedas dengan tambahan minuman kopi dan the panas. Hidangan ini tak hanya memiliki konsep sederhana, tetapi juga memiliki makna spirit go pangan lokal untuk kemandirian pangan, “Menu hidangan yang panitia sajikan pada acara Open House ini mengandung pesan semangat kemandirian, terutama semangat go pangan lokal untuk kemandirian pangan tanah air. Di tengah terpuruknya nilai tukar rupiah maka semangat kemandirian inilah yang harus kita tumbuhkan agar menjadi bangsa yang lepas dari ketergantungan pihak asing”, ungkap Ence Surahman, S.Pd. dalam sambutannya.
Antusiasme para tamu undangan tampak sangat tinggi. Hal ini terlihat dari perhatian yang diberikan selama acara berlangsung. Selain itu, beberapa tamu undangan juga menyampaikan keinginan untuk bekerjasama dengan KMP UNY guna menyukseskan program kerja mereka. Hal ini tentu disambut dengan tangan terbuka oleh para pengurus KMP UNY 2015. Karena sesuai dengan tujuannya, acara yang dihadiri oleh pengurus KMP UNY 2015, tim formatur, perwakilan prodi PPs UNY, perwakilan BEM dan DPM se-UNY, serta perakilan UKM se-UNY ini diharapkan akan tercipta kerjasama dalam meraih mimpi-mimpi yang ingin diwujudkan oleh KMP UNY dan berbagai ormawa di lingkungan UNY. (Humas Media KMP)

KMP UNY Gelar Chalengges Graduate Study Abroad





Tingginya animo mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri membuat Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) dan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan General Discussion on Challengges Graduate Study Abroad. Acara yang dilansungkan Jumat, 20 Maret 2015 pukul 13.00-15.30 WIB di Aula Fakultas Ekonomi UNY ini bertujuan untuk menunjang pencapaian target jangka panjang KMP UNY. “Dalam rangka menunjang pencapaian target jangka panjang KMP UNY, dimana 5% lulusan S2 UNY harus melanjutkan program doktoral”. Artinya apabila setiap angkatan PPs UNY menerima rata-rata 1.000 mahasiswa program magister, akan ada 50 magisternya yang lanjut S3. Dengan demikian dalam kurun waktu 10 tahun kedepan akan ada 500 doktor baru dari lulusan magister PPs UNY. Hal ini seiring Visi dan Misi UNY yakni “World Class University”. Tegas Ence Surahman, S.Pd. selaku ketua KMP UNY dalam sambutannya,
Acara yang terlaksana berkat kerjasama Keluarga Mahasiswa Pascasarjana yang dibantu Fakultas Ekonomi dengan delegasi mahasiswa dari Universitas Putera Malaysia dan Infrastucture Universiti Kuala Lumpur ini menghadirkan 3 pembicara yakni Assoc. Prof. Dr. Selaomoney Palaniandy yang bertindak selaku key-note speaker dari Infrastucture Universiti Kuala Lumpur, kemudian Assoc. Prof. Dr. Paramasivam Muthusamy dari Universitas Putera Malaysia dan Adi Silik Pierawan, M.Si, Ph.D dari Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta.
Sebanyak 148 peserta yang terdiri dari mahasiswa S1, S2, dan S3 diberi tips dan trik oleh pembicara untuk mendapatkan beasiswa luar negeri yang diantaranya adalah 1) mencari jurnal penelitian di universitas yang dituju dengan impact factor tinggi, 2) mengirim paper yang sejalan dengan penelitian profesor di universitas yang dituju melalui email dengan memfokuskan pada satu professor saja, 3) mengikuti alur dengan mempersiapkan toefl/ielts dan sponsorship untuk kuliah di universitas yang dituju (tahap untuk memperoleh LoA).
Para peserta yang berasal dari berbagai jurusan di Universitas Negeri Yogyakarta mengaku sangat terinspirasi dengan adanya acara tersebut. Seperti yang diungkapkan Lutfi Hidayat, “acara ini sangat menginspirasi. Namun, moderator perlu memberi kesimpulan tidak hanya dalam bahasa Inggris, tetapi bahasa Indonesia juga”, ungkap mahasiswa yang kini sedang menempuh pendidikannya di jurusan Pendidikan Biologi Program Pascasarjana UNY(*/Bidang Media KMP).

Duet KaBid Humas dan Media dengan KaBid Riset & Pengabdian dalam Musikalisasi Puisi



Duet KaBid Humas dan Media dengan KaBid Riset & Pengabdian
dalam Musikalisasi Puisi

Lagi-lagi pengurus KMP UNY periode 2015 menunjukkan bakat-bakat terpendam yang mereka miliki. Jika pagi tadi tamu undangan disambut dengan tarian Golek Ayun-Ayun, sore ini tepatnya sekitar pukul 16.00, para pengurus dibuat merinding dengan lantunan puisi yang dibawakan dengan sangat khidmat dan penuh penjiwaan dua orang pengurus KMP UNY 2015, yaitu Depict Pristine Adi, S.Pd., selaku KaBid Humas & Media dengan Fikroturrofiah Suwandi Putri, S.Pd., selaku KaBid Riset & Pengabdian. Duet KaBid ini menyampaikan puisi Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana yang merupakan karya K. H. A. Mustofa Basri. Puisi ini yang serat makna dan kritikan terhadap pemerintah karena dianggap tidak membebaskan rakyat untuk bersuara dan bertindak, yang sangat jauh dari konsep demokrasi seperti yang digaungkan oleh negeri ini. Musikalisasi puisi semakin syahdu ketika duet puisi ini diiringan dengan instrumen lagu Tanah Air karya Saridjah Niung Bintang Soedibjo atau lebih dikenal dengan nama Ibu Soed.(*/Yayaq, Andri)


Instagram KMP UNY @kmp_uny

Kontributor